
Serangan rayap sering datang tanpa tanda yang jelas, namun dampaknya bisa sangat merugikan. Banyak pemilik rumah baru menyadari masalah ketika kayu mulai rapuh, kusen terasa ringan, atau struktur tertentu tampak tidak lagi kokoh. Padahal, langkah pencegahan dan tindakan basmi rayap sejak awal dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga kekuatan bangunan dan menghindari kerusakan yang lebih luas.
Rayap Ancaman Kecil dengan Dampak Besar
Rayap adalah serangga sosial yang hidup dalam koloni besar dan terorganisir. Mereka bekerja secara diam-diam, memakan material yang mengandung selulosa seperti kayu, kertas, dan beberapa jenis bahan bangunan. Yang membuatnya berbahaya bukan hanya jumlahnya, tetapi juga cara mereka menyerang dari dalam.
Permukaan kayu sering terlihat normal. Namun di baliknya, bagian inti sudah kosong dan rapuh. Dalam kondisi tertentu, kerusakan struktural bisa terjadi tanpa disadari selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
Lingkungan tropis dengan kelembapan tinggi menjadi tempat ideal bagi rayap untuk berkembang. Tanah lembap, kebocoran air, ventilasi yang buruk, serta area taman yang terlalu basah dapat meningkatkan risiko infestasi.

